Posts

Solilokui Dunia Digital

Image
@tanvirusmnr Dunia ini keras, sayang. Carilah terang! . Ajak dada dan kepalamu bermain bersama, sebab kau harus paham gunamu sebagai manusia. Jangan biarkan mereka melangkah sendirian, jangan mudah pula percaya! . Berilah jarak pada dirimu, tarik napas, renungkan! . Kau buka matamu lebar-lebar, kau tutup lekat-lekat. Langkah kaki dan lampu. Desing mesin, tangan-tangan komuter dan hari yang selalu gelap. Tidakkah kau lelah, menghirup lelah gelisah lewat lubang hidungmu, atau menyaksikan sampah menari pada ceruk matamu? . Pikirlah "baik" yang tidak cuma untukmu. Kita semua sama. Kita berhak atas hidup dan udara. Jangan himpit orang lain dengan sakit yang kau dera. Lepaskan, sayang! . Lepaskan, sebab semua orang dapat merasakan kebaikan yang kau bagi hari ini; atau membalas kejahatan yang kau perbuat sejak kemarin. Hentikan atau masa itu kan tiba, khusus merampas dengan telak; akal dan budimu. . Medan, 2018

PENGAKUAN

Image
Kepada, D Sudah saatnya membuat pengakuan, tentang kelas-kelas palsu dan jadwal mengumpulkan ingatan di kuping primata. Juga ruang baca ilusi dan tugas yang harus dikirim sebelum jam sembilan malam  hari ini. Anggur yang kau temukan di tasku dan sekantong penuh naga yang kutebus dari supermarket sore- sore sekali adalah hal yang kupikir akhir, sebelum Ingatan tentang judul karya tulisku ditolak dan pendopo yang membuatku selalu merasa jauh dari semua melebat. Masuklah ke kamar, buka kotak arloji coklat itu. Segera kau tahu, mereka semua adalah tiga belas lembar karcis sinema. Februari, 15/2018.

Pijakan Pertama

Selamat Pagi,   Selamat datang ditaman kecil yang saya ciptakan untuk menyimpan kepingan beberapa hal yang mungkin lebih menyenangkan untuk tidak dibicarakan.   adalah sebuah pijakan pertama yang saya tulis ulang dan lepaskan kembali. tetap menjadi lembar pertama dan akan tetap menjadi penanda bahwa disini saya mulai membangunnya.   tempat ini bernyawa, percayalah!     Virus, TamanAwan