Posts

[ ULANG TAHUN ]

Image
Ingatan paling purba tentang undangan ulang tahun yang kuterima pertama kali tiba dari teman kecilku. Undangan ulang tahun satu-satunya yang kuterima sepanjang dua puluh dua tahun hidupku. Kuhadiahi Ia sebungkus kado berisi wafer yang kubeli dengan sisa uang jajan sekolahku selama seminggu. Ia kuberitahu sebelum pesta dimulai saat datang ke rumahku. "Kalau ulang tahun hadiahnya tak boleh diberi tahu," tegasnya kesal. Aku diam mendengar bentakannya. Ia ikut diam, lalu pulamg tanpa mengatakan apa-apa lagi. Aku datang ke rumahnya sore hari saat pestanya tersisa separuh. Ada banyak sekali anak kecil. Saat kuletakkan kadoku di meja, kakaknya yang jadi pembawa acara mengajak tamu-tamu cilik yang hadir bertepuk tangan sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun-tiup lilin, dan nyanyian yang menyuruh temanku memotong kuenya. Aku takjub, pesta ulang tahunnya mirip sekali dengan pesta-pesta palsu yang kulihat di sinetron. *** Saat ia ke rumahku sebelum pestanya ...

Manifesto

Image
Di tempat asing ini, kita duduk berhadapan, namun tidak saling menatap. Mirip kita, orang-orang juga sibuk memegang-meregang hidupnya sendiri. *Konstelasi kita buruk* / Bila di depan nanti kau pergi lebih jauh lagi, kumohon, jangan tanya; buah tangan apa yang kuingin kaubawa pulang. / Kupesan bergelas-gelas teh hijau. Selalu panas, sampai lidahku mati. Sedang kau selalu minum yang dingin. Kadang teh oplosan rasa buah saat aku coba-coba minum kopi. / Lelautan, pagi-pagi. Setungkai kayu dihinggapi burung gereja di bawah derai hujan.  Kuajak kau keluar, sebab barangkali di celah pasir, atau lewat nyanyian angin yang membungkus ombak dapat kaudapati jiwamu tenang.  Kukira, kita akan selalu jadi t anjung dan teluk, yang terus tinggal, menghinggapi satu sama lain. / Perasaan memang sulit ditebak, ya! (Di bawah pendar lelampuan biru dan kuning pucat, di kursi kotak panjang berderu)

Solilokui Dunia Digital

Image
@tanvirusmnr Dunia ini keras, sayang. Carilah terang! . Ajak dada dan kepalamu bermain bersama, sebab kau harus paham gunamu sebagai manusia. Jangan biarkan mereka melangkah sendirian, jangan mudah pula percaya! . Berilah jarak pada dirimu, tarik napas, renungkan! . Kau buka matamu lebar-lebar, kau tutup lekat-lekat. Langkah kaki dan lampu. Desing mesin, tangan-tangan komuter dan hari yang selalu gelap. Tidakkah kau lelah, menghirup lelah gelisah lewat lubang hidungmu, atau menyaksikan sampah menari pada ceruk matamu? . Pikirlah "baik" yang tidak cuma untukmu. Kita semua sama. Kita berhak atas hidup dan udara. Jangan himpit orang lain dengan sakit yang kau dera. Lepaskan, sayang! . Lepaskan, sebab semua orang dapat merasakan kebaikan yang kau bagi hari ini; atau membalas kejahatan yang kau perbuat sejak kemarin. Hentikan atau masa itu kan tiba, khusus merampas dengan telak; akal dan budimu. . Medan, 2018

PENGAKUAN

Image
Kepada, D Sudah saatnya membuat pengakuan, tentang kelas-kelas palsu dan jadwal mengumpulkan ingatan di kuping primata. Juga ruang baca ilusi dan tugas yang harus dikirim sebelum jam sembilan malam  hari ini. Anggur yang kau temukan di tasku dan sekantong penuh naga yang kutebus dari supermarket sore- sore sekali adalah hal yang kupikir akhir, sebelum Ingatan tentang judul karya tulisku ditolak dan pendopo yang membuatku selalu merasa jauh dari semua melebat. Masuklah ke kamar, buka kotak arloji coklat itu. Segera kau tahu, mereka semua adalah tiga belas lembar karcis sinema. Februari, 15/2018.

Pijakan Pertama

Selamat Pagi,   Selamat datang ditaman kecil yang saya ciptakan untuk menyimpan kepingan beberapa hal yang mungkin lebih menyenangkan untuk tidak dibicarakan.   adalah sebuah pijakan pertama yang saya tulis ulang dan lepaskan kembali. tetap menjadi lembar pertama dan akan tetap menjadi penanda bahwa disini saya mulai membangunnya.   tempat ini bernyawa, percayalah!     Virus, TamanAwan